"Mama aku laper ayo kita makan pizza," kata Abraar setelah bocah itu puas bermain, Meisya yang berada di sebelahnya sambil memegangi untaian tiket yang mereka dapatkan dari berbagai permainan yang mereka mainkan. "Udah mainnya?" tanya Meisya memastikan dan sang putra menjawabnya dengan anggukan kepala penuh keyakinan. "Ya udah kalau begitu Abraar sama Mama pergi ke kedai pizza dulu, pesen apa yang Abraar mau. Papa mau tuker tiket tiket ini dulu," kata Samuel sembari meminta tiket yang Meisya pegang, wanita itu setuju untuk menghemat waktu, kebetulan juga kedai pizza yang Samuel maksud berada tidak begitu jauh dari tempat wahana permainan tempat mereka berada sekarang. "Papa aku mau robot yang itu ya," kata Abraar sambil menunjuk hadiah yang dia inginkan, satu set robot kecil berisi e

