bab 128

1956 Words

"Tante Ela enggak beliin aku mainan?" tanya Abraar saat gadis itu sudah menetapkan hadiah apa yang akan dia berikan pada Nasya, sebuah mainan edukatif berbentuk kubus dengan lubang beraneka bentuk yang bisa di lewati benda benda kecil berbentuk serupa. "Mainan Abraar kan udah banyak, lagian Tante Ela beliin Nasya mainan karena Nasya lagi ulang tahun," kata Meisya menjawab pertanyaan yang sebenarnya tidak ia tujukan pada sang ibu, tetapi karena wanita itu berdiri di dekat mereka berdua maka wanita itu mendengarnya. Abraar menatap sang Tante dengan tatapan sendu penuh harap, melihat itu Meisya menghela napas panjang ia yakin jika Ela pasti tidak tega menolak permintaan sang keponakan tersayang. "Oke, tante belikan tapi ada syaratnya," kata Ela, benar seperti yang Meisya perkirakan. "

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD