bab 126

1814 Words

Secepat kilat Abraar bangun dari duduknya lalu berlari ke pintu, tapi kali ini bukan sang ayah yang di pelukannya melainkan seorang wanita yang datang bersama lelaki itu. "Mas, sini masuk," kata Bekti mempersilahkan Samuel masuk hingga rumah itu menjadi semakin ramai, Samuel masuk lalu duduk di samping Sang istri dan menuntun langkah Nasya agar bocah itu mau di pangkunya. "Ayo Tante Ela masuk, aku kenalin sama Nasya," ajak Abraar, wanita cantik dengan rambut panjang tergerai itu masuk dan duduk di antara Meisya dan Jenar. "Kamu kok tau tau udah sampe sini?" tanya Meisya pada gadis yang baru saja di peluk dan di ciumnya. "Iya, kakak tau sendiri penerbangan kita suka ganti ganti jadwal seenak mereka," jawab gadis itu. "Kok kamu enggak ngasih tau Kakak?" tanya Meisya yang seolah tid

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD