bab 82

1785 Words

"Jenar, sini, Nak. Kok kamu malah bengong di situ," kata Bu Endang meminta Jenar untuk duduk bersamanya dan Mbok Nah di atas tikar yang di gelar di ruang tamu itu, ruangan kosong di samping ruangan yang terdapat kursi kayu yang sudah usang, entah mengapa Bu Endang dan Mbok Nah malah duduk bersila di atas tikar. "Iya Nduk, sini loh, Nak Endang kan ke sini pengen ketemu sama kamu," timpal Mbok Nah karena melihat sang cucu hanya diam di depan pintu tengah rumah mereka yang hanya di tutupi dengan kelambu berwarna merah bergaris hitam. "I—iya," jawab Jenar yang tiba tiba merasa begitu kikuk dengan hati yang begitu merasa bingung untuk bersikap seperti apa, gadis itu bahkan bingung untuk memanggil Bu Endang. Tentu saja akan menjadi sebuah pertanyaan besar jika Mbok Nah mendengar dirinya mema

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD