"Maaf aku enggak bisa," jawab Jenar tegas dan dengan mata berkaca kacanya Ayu menatap gadis itu, Wulan dan Herni yang berada di sebelah kanan dan kiri Jenar hanya diam mendengarkan dengan rasa lega karena Jenar bisa mengambil keputusan yang benar. Tidak menuruti rasa kasihannya seperti biasanya. "Mbak Ayu denger sendiri kan apa yang Pak Samuel bilang tadi? Enggak mungkin lah seorang karyawan biasa kayak aku bisa merubah keputusan dan aturan perusahaan, nanti kalau berkat permintaan aku Pak Samuel merubah keputusannya Mbak Ayu bakalan gosipin aku yang enggak enggak lagi," sambung Jenar dengan sebuah sindiran di akhir kalimat, Wulan dan Herni menahan senyum mendengarnya. "Aku janji enggak akan ngulang kesalahan lagi," kata Ayu lirih. "Aku tetep enggak bisa Mbak, kalau sekarang yang Mba

