bab 92

2074 Words

"Maksudnya apa, sih Pak Samuel itu, dia pikir aku bakalan cemburu liat Jenar sama cowok?" Kata Reza mencibir, pemuda itu menaikkan speed treadmill yang sedang ia gunakan sekarang, tiba tiba saja pemuda itu ingin berlari dan mengerahkan seluruh tenaga yang dia miliki, tidak ingin terus merasa lemas karena baru saja pulih dari sakitnya walaupun dia merasa rasa lemas itu semakin mendera saat melihat foto yang Samuel kirimkan tadi. "Nak, kamu ngapain sih? Siang siang bolong begini olah raga, kamu juga kan baru sembuh," kata Bu Endang melihat sang putra mulai berkeringat, pemuda itu tidak menjawab pertanyaan sang ibu, dia hanya ingin terus berlari. Bu Endang hanya menggelengkan kepala melihat tingkah anaknya. "Jenar kok enggak ke sini, Za, dia libur kan hari ini?" tanya Bu Endang yang lal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD