Bawa aku Naya

881 Words
“Feli.. Felii... Feliiiii..... Feli di mana kamu sayang?” Angga membuka kamar mandi dan mengedarkan pandangan. Angga segera berlari kecil menuju meja perawat. “Permisi mbak! wanita atas nama Feli di kamar VVIP NO 112 di mana?” “Sebentar ya pak!” Angga menunggu dengan gusar. “Pak Angga, pasien atas nama Feli sudah di jemput keluarganya satu jam yang lalu.” “Apa? Apa yang kamu katakan? tadi dia masih di sini.” “Maaf pak saya permisi!!” ucap sang perawat. Angga berlari menuju parkiran mobil. “Argh!! apa yang sebenarnya terjadi, Feli di mana kamu?” Angga berkeliling kota ini, pikirannya menerawang. ‘Tin!!’ suara klakson mobil menyadarkan Angga. Angga bergegas kembali ke apartemen. Angga tekan bel berkali-kali. Tapi tidak ada sahutan. Angga gedor dengan kuat tapi hasilnya nihil. “Sial! Kemana kamu sebenarnya?” Angga sangat frustasi, tanpa sadar tubuhnya telah terasa lemah dan Angga mencoba berjongkok untuk menenangkan diri. “Ogh Feli! di mana kamu?” Hati Angga begitu sakit! “Rasa apa ini? apa yang terjadi padaku? aku tak pernah sesakit ini sebelumnya! Feli sayang dimana kamu?  apa ini yang namanya di campakkan?” Angga segera mengambil telponnya. “Hey Gery, bisa bantu aku cari seorang wanita?” “What? Wanita seperti apa yang kau cari? aku punya banyak!” Gery terkekeh garing. “Gery, cari saja dia! jangan bicara lagi. “ “15 menit lagi datanya aku kirimkan ke kamu, tapi aku hanya memiliki sedikit informasi tentang dia!” “Baiklah sahabat terbaikku!! apapun untukmu.” “Terimakasih Gery, kamu yang terbaik!” Angga menutup telfon dengan perasaan lega, Angga tahu ini pilihan terbaik. “Feli aku akan menemukanmu!!” Dua jam sebelumnya. Naya baru saja keluar dari ruang operasi, dia mendengar seorang laki-laki dengan suara bergetar menyebut nama Feli. Naya bergegas menuju arah suara. “Feli!!” lirih Naya. “Apa yang terjadi? mata Naya terarah pada laki-laki di samping Feli. “Apa dia laki-laki itu? Ayah dari anak dalam kandunga Feli. Ya Tuhan apa yang terjadi?” Naya mengikuti Feli. “Dokter Naya kenapa kemari?” “Husst, ini temanku Dokter Brain. Aku tidak tahu apa yang terjadi dan aku tidak tahu siapa laki-laki diluar. Yang jelas Feli tinggal d apartemenku. “Baiklah Dokter Naya, kamu juga tidak mungkin berbohong!!” “Dokter Brain, aku minta tolong padamu jangan katakan pada laki-laki itu bahwa pasien ini sedang hamil.” “Apa maksud anda Dokter Naya? sudah aku bilang ikuti saja kataku. Dia itu laki-laki asing. “Ok-ok baiklah Dokter Naya! bisa kamu tunjukan bukti bahwa dia teman baikmu?” “Lihat foto-foto ini. Kami bersama dari umur 8 tahun! jadi jangan ragukan aku Dokter Brain. “Baiklah-baiklah, aku akan menuruti mau kamu! jadi harap tenang!” “Terimakasih Dokter Brain!! Umuach.” “Apa-apaan kamu Dokter Naya?” “Itu ucapan terimakasihku!” “Dasar gila!” hardiknya Dokter Brain itu junior Naya, umur mereka jauh berbeda. Apa salahnya Naya mencium dia. Brain seperti adik laki-laki yang manis! Setelah semua pemeriksaan di jalani, Feli di bawa ke ruangan VVIP. “Siapa sebenarnya laki-laki itu? wajahnya tidak asing, dan dia tampak kaya.” Gumam Naya. “Kulit putih mulusnya, wajah yang tegas dengan alis yang tebal sangat menonjol! Seolah menyatakan aku memiliki segalanya!” Naya menggelengkan kepalanya membuyarkan segalanya. Naya berpikir keras! Dia harus bergegas membawa Feli dari sini. Berdasarkan diagnosa Feli mengalami syok. Syok adalah kondisi di mana tekanan darah turun secara drastis, sehingga terjadi gangguan aliran darah dalam tubuh. Aliran darah yang terganggu membuat pasokan nutrisi dan oksigen yang berperan pada sel dan organ tubuh agar berfungsi secara normal, menjadi terhambat. Syok dapat memburuk dengan cepat, maka penanganannya harus segera dilakukan. Jika tidak, syok dapat menyebabkan komplikasi bahkan kematian. Naya benar-benar tidak tahu apa yang terjadi, setidaknya dia harus menjauhkan Feli terlebih dahulu dari laki-laki itu. Naya sudah melihat dia bergegas pergi mencari obat paten yang Naya sarankan. Sebenarnya Nayapun tidak bohong. Catatan itu benar-benar obat paten. “Naya...” panggil Feli “Feli kamu sudah sadar...” “Naya... bawa aku pergi.” “Baiklah tunggu sebentar aku ambil kursi roda...” “Tidak Naya.. terlalu lambat. ayo Naya!” Nayapun memopong badan Feli! “Mbak ke sini sebentar.” Naya memanggil salah satu perawat. “Tolong, sampaikan pasien ini sudah di jemput keluarga dan jangan bilang siapa-siapa. Tagihan nya nanti saya yang bayar.” “Baiklah Bu Dokter...” Naya sedikit berlari memopong Feli! “Fel, kamu tidak apa-apa?” “Jangan pedulikan aku! ayo cepat.” Mereka sudah di dalam mobil dan sedikit mengambil napas. “Naya!” “Ya?” “Bagaiaman dengan kamera CCTV aku takut dia menemukanku.” “Tidak apa Fel, kamukan d jemput keluarga! dia juga tidak bisa sembarangan mengakses, tenangkan dirimu.” “Nay! bawa aku jauh dari sini.” “Iya kesayanganku, akan aku lakukan sebisaku! sekarang tidurlah, jangan banyak berpikir.” Feli memjamkan mata. Entah apa yang terjadi, Naya bertanya dalam hati!” Mereka sudah sampai di sebuah kota Bogor. Sembari melajukan mobil, Naya mencoba menelfon Mas Bram. Karena situasi jalan lengang Naya pikir tak masalah. “Hallo Mas.” “Iya sayang...” “Aku sekarang di villa bersama Feli, habis dinas susul kita ya. Tolong bawakan makanan juga.” “Baiklah!!” Jawab Mas Bram. Naya kembali melirik Feli, Dia sangat khawatir dengan keadaan sahabatnya itu. “Naya...” “Iya...” Naya lirik Feli dan air matanya menetes. “Dasar laki-laki b******k! pasti karena dia.” “Naya, bila aku melahirkan anak ini dengan selamat tolong jaga dia baik-baik. karena aku akan pergi dari kota ini.” Naya hanya mendengar apa yang di ucapkan Feli. “Aku harus memgajakmu meditasi, agar kamu lebih tennag Feli.” - Cara Kerja Meditasi. Tubuh merespons stres dengan melepaskan hormon epinefrin (adrenalin) dan norepinefrin yang menyebabkan detak jantung, aliran darah, dan tekanan darah meningkat. Meditasi dapat menurunkan detak jantung kembali. Selain itu, meditasi juga dapat mengatur aliran dan tekanan darah menjadi normal. Saat bermeditasi, Anda turut berlatih mengesampingkan berbagai pikiran negatif, yang bisa menyebabkan datangnya stres. Hal ini membuat pikiran menjadi lebih tenang dari sebelumnya. Di samping itu, meditasi juga diduga efektif dalam mengaktifkan gelombang gamma di otak yang berperan dalam proses belajar, konsentrasi, ingatan, dan kesadaran. Oleh sebab itu, meditasi dipercaya mampu menghasilkan emosi positif berupa kebahagiaan. **
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD