Suasana menjadi hening hanya terdengar suara sayup-sayup angin lembut di pagi hari. "Jadi apa dirimu berbahagia sekarang?” Feli yang mendengar kalimat tersebut meneguk air liurnya sendiri. Senyum simpul tercipta di bibir Feli. "Apa aku harus menceritakan bagian itu juga.” "Tentu!” jawab Angga tegas. Feli menarik napasnya dalam-dalam untuk mencoba menggali kejadian tiga tahun yang lalu. Feli merasa ragu menceritakannya kepada Angga. "Katakan!” pinta keras Angga hingga memecah pikiran Feli yang resah. "Aku dan Mas Bayu tidak jadi menikah.” Setelah perkataan ini terhenti sejenak karena Feli ingin melihat ekspresi Angga, dan seketika tubuhnya berdiri tegak sewaktu merespon kalimat itu. “Sehari sebelum pernikahan Mas Bayu, dia mengunjungiku dan mengatakan tidak bisa menikah dengan diriku ka

