Untuk Sebuah Awal

4139 Words

”Kehidupan tidak akan memberi tahumu tentang tujuannya. Karena itu, yang mengubah hidupmu bukanlah kebetulan, tapi pilihanmu.”                      ***        Dari sedikitnya orang yang bisa diharapkan untuk memberi pertolongan ketika Jayu berada dalam masalah, langkah kaki anak itu justru membawanya pada tempat terkutuk yang selama ini selalu dia benci. Rumah Prasetya.      Siapa lagi? Ketika ibunya sekarat, nenek sudah tiada, maka yang bisa diharapkan bocah itu hanyalah sang ayah.     Jayu sedikit ragu ketika memasuki pekarangan yang luas dan hijau, beberapa bunga dan tanaman hias terlihat sangat terawat di sekeliling halaman. Namun, untuk saat ini ego dan kebenciannya harus ditanggalkan demi seorang ibu.     Dua lelaki dengan wajah yang nyaris tanpa ekspresi menghentikan langkah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD