Davis terdiam beberapa saat. Dia menunduk setelah merenungkannya. Tiba-tiba dia berkata, “Kau tampaknya sangat peduli dengan keluarga Smith.” Nicolas tertegun. Dia tidak bisa memahami jalan pikiran Davis. Butuh beberapa saat untuk dia bereaksi dan melintas ekpresi tidak wajar di wajahnya. “Aku dan Aurel tumbuh besar bersama, keluarga Smith memperlakukan aku dengan sangat baik. Tentu saja, aku tidak ingin melihat hal buruk menimpa keluarga mereka.” Davis mengangguk. Dia berpikir sesaat sebelum bertanya lagi, “Aku dengar, dulu kalian berdua pernah bertunangan? Dan sepertinya... Pernah menjalin hubungan?” Wajah Nicolas langsung memerah saat mendengar itu. “Ya, kami pernah menjalin hubungan tetapi kami itu sudah berakhir, jangan salah paham. Sekarang kami hanya berteman saja.” Davis mengan

