He Knows

1829 Words

Ella memutuskan untuk tinggal sementara waktu di pondok. Entah sampai kapan, tapi setidaknya sampai ia bisa menguasai emosinya dan tidak muntah saat melihat wajah James Softucker. Semua terjadi begitu tiba-tiba, seolah bersamaan menyerbu Ella. Semua hal-hal yang terasa asing, aneh, tapi sangat memengaruhi suasana hatinya. Semenjak ia terbangun di kamar Max beberapa hari lalu, pikirannya yang seolah kembali waras sedang berusaha memproses semua hal itu dengan cepat. Namun, hingga detik ini, Ella belum menemukan jawaban atas segala pertanyaannya. Ella hanya mengerti akan satu hal, yakni: suara yang terus memintanya berlari kala itu adalah suara ibunya—dan Ella yakin akan hal itu. Seolah potongan bayangan yang memenuhi kepalanya itu belum cukup buruk, setiap malam Ella tidak lagi bisa tidur

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD