ARUM TERJATUH

1103 Words

ARUM TERJATUH Arum masih asyik menikmati suasana malam di Malioboro. Pak Camat juga sedang duduk disampingnya. Di depan mereka ada teh hangat dan kopi s**u. Malioboro yang tidak pernah sepi. . . Dulu Arum pernah tinggal di sini bertahun-tahun, di tempat yang sama dengan Malioboro berada. Dia masih kuliah satu almamater dengan Bagas mantan suaminya tapi Malioboro yang dulu tidak seindah Malioboro yang sekarang. Setiap zaman selalu saja ada perkembangan, dan itu sangat bagus artinya semua berjalan dan tidak stagnan. Udara memang terasa begitu dingin, biasa. . . angin November diiringi rintik-rintik hujan. Pak Camat tadi sempat mengajak menepi tapi Arum menolak. "Hanya gerimis." Ucapnya. "Terus kalau nanti sakit bagaimana?" "Sakitnya nggak usah dipikirin. Entar jadi sakit beneran."

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD