Suasana sarapan pagi yang semula sudah terasa kurang nyaman bertambah runyam ketika kedatangan Rani tanpa diundang, entah apa motifnya tapi yang pasti hal itu membuat mood Bening semakin memburuk, karena tanpa rasa malu Rani berlagak menjadi istri dan menantu berbakti dengan melayani semua orang yang ada di sana, di rumahnya. “Apa kau sudah tidak punya malu datang ke sini Rani?” sarkas mama yang merasa muak dengan sikap tidak tahu diri yang diperlihatkan Rani. Seketika tangan Rani yang semula bersemangat memotong brownies bawaannya terhenti seketika namun tetap berusaha tersenyum dengan kejujuran mertuanya, mencoba untuk tidak terpengaruh. “Ma, Rani cuma mau mengambil hati mama sama papa. Setidaknya hargai usaha dia dalam melakukan semuanya.” Bela Bayu “Basi Bayu, semuanya sudah basi

