Shadam menikmati perannya sebagai suami. Shadam sangat tanggung jawab dan over protektif bahkan sampai membuat valen kesal sendiri. "No honey, gak usah cape cape . Lo mau apa tinggal bilang nanti gw ambilin."ucap shadam. "Shadam sayang, gw cuma mau ambil minum doang di bawah..gak bakal cape."balas valen. "Cukup pangil saja pelayan ok."shadam pun memanggil pelayan untuk mengambilkan valen air putih. "Gw kan lagi hamil sayang, harus banyak gerak."rengek valen. "Tidak untuk treesmester pertama."jawab shadam. "Gw bosan ,kalo gak nglakuin apa apa?"valen memelas. "Bisa tiduran , nonton televisi atau baca buku mungkin."balas shadam. "Jenuh."valen cemberut. "Gimana kalo ketaman?"ajak shadam. "Gak ada yang lain lagi , selain taman?"cibir valen. "Terus mau kemana heum?"shadam memeluk val

