Bersua Bibir

1149 Words

Sudah pukul 8 pagi, dering ponsel Ryan tidak berhenti. Bahkan daya ponsel itu sudah di kisaran di bawah 10 persen dan sekarang sedang diisi ulang. Masih ada waktu satu jam sebelum acara penting dalam hidupnya yang sekarang menjadi tidak penting lagi karena ada yang lebih urgent dari itu. Pakaian Cahaya baru bisa diambil pada pukul 8 dari sejak pukul 6 diberikan pada laundry. Karena Cahaya tidak mau dibelikan pakaian baru oleh Ryan dengan alasan, abangnya akan curiga jika dia menggunakan pakaian yang baru. Keduanya sudah berada di dalam mobil, menuju rumah dokter Chandra. Tangan kanan Ryan tak lepas menggenggam tangan kiri Cahaya. Karena mobil luar negeri, sehingga posisi duduk kemudi letaknya berbeda dengan mobil biasa. "Gak bising ya kamu, HP bunyi terus dari tadi, " sindir Cahaya sem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD