Ditentang

1284 Words

Cahaya duduk dengan kepala tertunduk, diperhatikan terus oleh Denis yang sedang memijat keningnya. Keduanya sudah berada di rumah. Denis menjemput Cahaya yang sedang mengobrol di rumah dokter Chandra. Dia benar-benar pusing setelah mengetahui fakta-fakta terdahulu ayahnya yang diceritakan oleh dokter Candra. Nyawa Cahaya bisa terancam jika terus menerus berada di Indonesia. "Kamu pulang ya malam ini ke Stockholm, besok Mas harus pulang ke London untuk acara persiapan pernikahan. Gak ada yang bisa pantau kamu disini," kata Denis khawatir. "Aku bukan anak kecil yang mesti dipantau terus Mas Denis, aku udah dewasa!" sambar Cahaya cepat. "Justru itu, kamu target Aya! Dua kubu itu pasti akan mendekati kamu dengan kata cinta, sedangkan mereka pasti punya dendam!" balas Denis lagi dengan urat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD