Chapter 29

1800 Words

Shasha tidak menyangka bahwa usahanya untuk mengungkap fakta dan menyelesaikan masalah malah menambah lebih banyak masalah. Sayang sekali Fabian dan Alvin sama sekali tidak berniat untuk berdamai. Alih-alih berdamai, keduanya malah mengibarkan bendera perang. Apalagi kini Fabian menjadi sangat terang-terangan saat mengungkap perasaan. Sungguh ia sangat malu saat sang suami menggendongnya keluar dari kafe. Semua mata bahkan tertuju padanya. Sialnya lagi Fabian bahkan tidak merasa risih dengan semua itu. Pria itu malah terlihat sengaja memperlihatkan kemesraan di mata publik. Tidak, pria itu hanya ingin mendidihkan ketenangan Alvin. Sementara Shasha hanya bisa menenggelamkan wajah dengan kedua telapak tangannya. Ia yakin, para media sudah mencuri satu atau dua fotonya bersama Fabian. Jika

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD