Kena Mental

1274 Words

Sarah memaki dirinya sendiri, ia merasa kalah dengan gadis lugu di depannya. Rara yang memang jarang memakai make-up, sudah seperti keponakannya, ia merasa jauh lebih tua dibandingkan dengan umurnya sendiri. “Ini cewek gak seksi sih, tapi menarik. Pantas saja Tara tertarik,” gumam Sarah memperhatikan Rara yang sedang berbicara dengan pegawai kedai kopi tersebut. “Lo memang suka anak kecil apa cuma sebagai syarat biar bisa dekat sama Papanya?” tanya Sarah tanpa basa-basi. “Hmmm, Celia? Kebetulan saya sejak smp sudah terbiasa membantu tetangga jagain anaknya, jadi lumayan terbiasa sama bayi dan anak kecil,” jawab Rara apa adanya. “Dari smp udah cari duit?” tanya Sarah terkejut sekaligus meledeknya. “Ce, kan saya terlahir bukan dari keluarga kaya. Jadi, saya cukup sadar diri dengan keada

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD