Tasya memarkirkan mobil yang dibawanya tepat di depan laboraturium forensik, tempat Kiran bekerja. Ia masuk ke sana dan hanya menunjukkan lencana kepolisiannya pada resepsionis. Kiran menyambutnya dengan pelukan hangat seperti biasa, saat melihat kedatangannya. "Wah, ada apa nih, sore-sore begini Kakak sampai datang sendiri ke tempat kerjaku?" tanya Kiran. Tasya pun meletakkan satu buah dos berisi bukti-bukti yang ia kumpulkan dari rumah Diden. Kiran menunggu penjelasan. "Sebenarnya ini kasus dari tiga tahun yang lalu. Kasusnya belum terpecahkan, dan tersangka masih bebas," ujar Tasya. "Lalu, ini bukti dari tiga tahun yang lalu?" tanya Kiran, lagi. "Ini bukti dari tiga tahun yang lalu, tapi baru kudapatkan hari ini. Polisi sebelumnya mungkin melewatkan beberapa bagian, sehingga tidak

