Diden baru saja selesai mandi, saat melihat Tasya yang sedang mengemas isi koper, yang akan mereka bawa ke Bali saat berbulan madu, nanti sore. Ia mendekat lalu memeluknya dari belakang dengan begitu mesra, dengan kedua mata terpejam yang bisa Tasya lihat melalui pantulan cermin pada lemari. Tasya pun ikut tersenyum saat melihat wajah bahagia suaminya, saat itu. "Tidak mau pakai baju? Nanti Papa masuk angin, loh. ACnya dari tadi nggak Mama matiin, tuh," ujar Tasya, sambil tetap melipat baju suaminya. "Sebentar lagi, Ma. Papa masih pengen peluk-peluk Mama dulu. Masih kangen," balas Diden, manja. Tasya pun berbalik dan melingkarkan lengannya pada leher Diden dengan mesra. "Hmm, masih kangen rupanya, suamiku tersayang ini. Kita udah seminggu menikah loh, Pa," Tasya mencubit ujung hidung

