Kemarahan Permaisuri Diandra

1068 Words

“Berhenti! Ada apa ini sebenarnya?!” teriak Permaisuri Diandra lagi. Kali ini ia benar-benar meninggikan suaranya. Pemain alat musik pun berhenti. Kemudian setiap mata kini tertuju menatap Permaisuri Diandra. Begitu pun dengan Raja Harry dan Elena yang sedang berada di tengah-tengah jalan menuju ke singgasana. Raja Harry tersenyum. Tanpa menunda-nunda lagi, ia lalu memberikan sebuah pengumuman penting. “Hari ini adalah hari yang paling bahagia. Dia ... Elena, dengan hormat diangkat sebagai selir utamaku,” kata Raja Harry dengan suaranya yang lantang. Pengangkatan Elena sebagai selir utama diumumkan langsung oleh Raja Harry tanpa perantara. Sedikitnya ia sudah tak mempercayai makhluk-makhluk yang berada di Kastel. Maka dari itu, ia hanya memendamnya sendiri karena takut jika ada yang me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD