“Dia kan punya tangan sendiri, kenapa harus menyuruh orang lain?” batin Elena. Gadis itu kembali dan melepas beberapa kain yang melekat di tubuh Sang Raja. Jantungnya berdebar tak karuan. Hingga sampai di lapisan kain terakhir, tampak d**a bidang Sang Raja. Lekukan tubuh pria yang tak luput dari yang namanya olah raga. Tentu saja olah raga yang dimaksud berbeda dengan apa yang biasa orang bumi lakukan. “Oh, astaga!” Elena hanya pernah melihat sosok seperti itu di dalam sebuah film Korea. Ia menelan ludahnya kasar. Kemudian ia bersiap untuk menarik satu kain yang seperti celana itu. “Jangan!” Tangannya berhenti. Matanya menatap Sang Raja. Ia terkejut dengan pergerakan yang tiba-tiba itu. Elena lantas menurunkan tangannya. Raja Harry berjalan perlahan, turun dan masuk ke dalam kolam de

