Tubuh El tersentak, detak jantungnya menggila terdengar dari pendeteksi jantung. Tangannya meraba lehernya yang terdapat benda. "Hei hei tenang tenang, kamu aman El, kamu aman." Rizal memeluk El yang terlihat sangat ketakutan, El pikir dia sudah tidak hidup lagi ditangan Feri. El membuka mulutnya namun tidak ada suarapun yang keluar. "Jangan ngomong dulu El, pita suara kamu bengkak" El melirik sekelilingnya, hanya ada Rizal, kemana semuanya? "Mereka lagi jenguk Alice" El mengangguk, dia jadi penasaran keadaan Alice bagaimana. "Dia baik-baik aja" El kembali mengangguk namun kembali teringat jika Leo terluka. "Kita semua baik-baik aja El, aku panggil dokter dulu." Rizal tersenyum lembut menatap mata merah El, cekikan Feri benar-benar mematikan jika Rizal tidak memukulnya dengan va

