real twins

1590 Words

Bunyi jam sangat terdengar di ruangan itu, dimana seharusnya semua orang tidur untuk mengistirahatkan tubuh serta beban. Justru seorang gadis masih enggan untuk menutup mata. Perlahan ia menatap kedua sahabatnya yang tertidur di amparan kasur lipat, saling memeluk diri masing-masing membuat ia tersenyum hangat. Lalu pandangannya teralihkan kepada satu orang yang masih enggan memberikkan tanda-tanda hidup disana, Ela tersenyum menatap Widya yang masih tertidur dengan nyaman. Tapi senyuman itu sangat berbeda karna ada ribuan kepalsuan didalamnya, Ela tak menyangka bahwa ia mencapai titik perjuangan. Perjuangan yang semoga membuahkan hasil. Hasil yang ia harapkan, dimana beberapa orang mengatakan indah pada waktunya. Jika saja ini waktu yang harus ia tempuh maka Ela akan sangat be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD