dream

1203 Words

Suara air hujan yang berjatuhan ke bumi terdengar ribut dan memekakkan, ketika beberapa orang memilih menggelung tubuhnya kedalam selimut dan masuk kedalam mimpinya. Berbeda dengan yang dilakukan Adela. Gadis itu tengah nyaman dengan dinginnya angin yang menusuk kulit tubuhnya. Tatapan ia jatuh kedalam derasnya hujan dibalik jendela kaca besar didalam kamarnya. Ela menyeruput kembali teh hangat didalam cangkir mungil kesayangannya. Beberapa jam lagi ia akan pergi ke rumah sakit untuk membantu Widya karna hari ini kepulangannya. Ela meraih ponselnya yang terasa dingin. Ia mengetikkan beberapa pesan kepada kekasihnya, seharian ini ia tidak menerima kabar Axsa. Bahkan disekolah mereka tak bertemu dan Ela memilih tidak ambil pusing. Ketukkan pintu membuat Ela menoleh dan berjalan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD