BAGIAN DUA PULUH EMPAT

4450 Words

Hail POV Ketika tiba di kediaman Ester, Daran sendiri yang menyambutku. Ia telah ada di depan pintu ketika mobil yang menjemput kami tiba. Pria berdiam di sana, menatap menilai padaku. Hanya padaku, sedangkan putrinya sendiri tak ia tanggapi. “Ikuti aku,” perintah Daran. Aku melirik pada Fanette, bertukar tatapan sejenak. Fanette membuang mukanya, seakan tak mau tahu urusanku dengan ayahnya. Dia lupa, atau mungkin tak mau peduli bagaimana aku harus meyakinkan ayahnya.  Fanette hanya melewati ayahnya tanpa saling bertatapan sama sekali. Ia berucap, “Kurasa, kami tak perlu berpura-pura di hadapanmu, kan?” Ah ... jadi begitu. Fanette tahu kalau ayahnya berada di pihak Glafira dan mungkin karena itulah, dia bersedia pulang. Hanya karena, kini mereka sama-sama bersekutu pada orang yang sam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD