"Maaf, Mas. Aku sudah makan barusan. Lebih baik kamu bawa pulang saja kuenya. Atau kasih sama Vina. Dia pasti suka." Bella menarik lagi selimutnya dan merebahkan diri di ranjang itu. "Bella, setidaknya kamu cicipi sedikit saja. Itu sudah membuatku sangat senang. Itu artinya kamu menghargai kedatanganku." Rangga membuka tutup mika cheesecake di tangannya. Lalu, menyendok sedikit dan hendak menyiapkan pada mulut Bella. "Aku sudah kenyang, Mas. Jangan paksa lagi." Bella mengangkat tangannya, menolak mentah-mentah. Melihat kejadian itu, Adam berdecak dan segera berdiri. Pria itu segera mendekati mereka dan mendorong sedikit tubuh Rangga agar menghentikan kelakuannya. Sosok Adam yang lebih tinggi dan gagah daripada Rangga pun membuat mantan kekasih Bella itu merasa sedikit insecure. "Ma

