Di sini lah vano sekarang di depan makam sambil membawa baket bunga mawar putih di tanganya. Maafin gw sayang,gak bisa jagain lo."ucap vano sambil meletakan bunga mawar putih itu di atas makam. Vano menciumi batu nisan itu. Vano ayo pulang".ajak restu. Sebentar lagi..gw masih ingin di sini."ucap vano. Lo udah dua jam di sini."ujar tama. Sebentar saja."pinta vano. Lo besok bisa ke sini lagi van."ucap sam. Baiklah."akhirnya vano mengalah. Mereka meninggalkan pemakaman itu. Sudah dapat info yang menabrak kayla?"tanya vano. Belum..kita masih mencarinya."jawab tama. Ayah gw juga membantu menyelidiki kasus ini."ucap sam. Apa yang akan lo lakuin jika sudah bertemu pelakunya."tanya restu. Nyawa harus di bayar nyawa."ucap vano dingin. Lo yakin van..ini kalo ada unsur kesengajaan?"tan

