Rasa Yang Terbelenggu

1256 Words

Setelah membereskan semua barang, Zahra dan Davie bergegas ke hotel untuk mengadakan rapat dengan beberapa manager divisi, serta beberapa staf lainnya. Laki-laki itu terlihat tampan dengan tuxedo hitam, sementara di belakangnya Zahra juga terlihat cantik dengan rok pencil hitam yang dipadukan dengan kemeja merah hati dengan tali pita di leher. "Masih ada sisa satu jam untuk rapat, lebih baik kita makan dulu sekalian cari si bayi besar, Al." "Ya, Pak," jawab Zahra singkat. Keduanya lalu memutuskan masuk ke dalam restoran cina. Seorang pelayan wanita mendekat sambil menyerahkan buku menu. "Kamu mau memesan apa?" tanya Davie pada Zahra sambil membuka buku menu. "Saya terserah Bapak." "Ck, baiklah. Saya pesan udang goreng dengan saus telur asin serta Moo Goo Gai Pan. Minumnya dua teh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD