"Lebih baik aku pergi mumpung Sarah lagi tidur." Rumaisyah langsung mengambil koper dan tas yang belum sempat ia bongkar. Ia pun keluar kamar. Namun, tepat saat itu Sultan berdiri di depan kamarnya membuat Rumaisyah terkejut. "Mau ke mana?" tanya Sultan, ia menatap tajam pada Rumaisyah, lalu pada koper gadis itu. Ia tahu, pasti Rumaisyah berniat kabur lagi. "Kau mau kabur?" Tiba-tiba Sultan mendorong Rumaisyah masuk kembali ke dalam kamar, juga koper gadis itu. "Siapa yang izinkan kamu kabur, kenapa, kenapa harus kabur?" tanya Sultan, ia bahkan mendorong Rumaisyah hingga gadis itu jatuh ke atas ranjang. Rumaisyah menggeleng, ia takut hal yang sama terulang lagi. "Gak, pergi!" ujarnya. Sultan yang sudah naik amarah, ia mendekati Rumaisyah lalu mengungkung gadis itu. "Apa anak it

