Malam Milik Kita

1110 Words

"Gak apa Pa, Sarah cuma kesel sama Rumaisyah, dia kan sekretarisnya Mas Sultan, tapi kinerjanya lagi buruk banget, akhirnya ya Mas Sultan lah yang kerepotan, kerjaannya jadi numpuk banget, alhasil dia jadi sibuk nggak ada waktu buat aku," gerutu Sarah. Om Alvin menggelengkan kepalanya. "Itu kan menurutmu, siapa tahu juga Rumaisyah sama sibuknya, kan katamu perusahaan Sultan baru ada tander besar, jadi wajarlah kalau sibuk." Kemudian Om Alvin mengusap kepala putrinya. "Sayang, kamu itu sudah dewasa, coba lebih mengerti pada Sultan. Jangan manja dan menuntutnya ini itu," ucapnya. "Papa tahu Sultan sangat mencintaimu, tapi berilah dia ruang untuk dirinya sendiri." "Ih, Papa dari kemarin belain Mas Sultan terus!" Sarah memasang wajah kesalnya sambil melipat kedua tangannya. "Kamu tahu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD