30.

1243 Words

Sabian sesungguhnya tidak terlalu ambil pusing dengan semua itu. Toh faktanya ia tidak dengan siapa siapa, dan ia tidak pernah mengonfirmasi perihal hubungan asmaranya dengan siapa pun. Mungkin kalo ia bisa dekat dan pacaran dengan Franda, Sabian akan mengumumkannya, jika perlu menggelar confrensi pers. Sabian terkekeh geli memikirkan hal itu.  *** Kepalanya masih terasa agak berat, karena semalam ia mabuk berat, pagi ini ia merasa begitu pusing. Perlahan Franda mengerjapkan matanya, berusaha membuka matanya. Seberkas cahaya tertangkap oleh matanya, saat matanya yang berat terbuka itu perlahan mulai terbuka. "Ini dimana?" Franda kebingungan, saat ia melihat sekelilingnya. Kini ia berada di kamar yang begitu mewah. Serta kasur yang di tidurinya pun berasa empuk dan berukuran besar. Tapi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD