“Gak. Gak apa-apa kok.“ jawab Bisma diiringi senyumnya. Hatinya selalu lu setiap kali melihat wajah gila yang berkali-kali lipat lebih menggemaskan dibanding wanita pada umumnya, ia mencintai gila sampai Inggris gila titik segala macam permintaan gila rasanya selalu ingin lihat turuti. “Janji deh, besok malem kita bakalan dinner romantis dirumah aku, ya?“ Bisma terkekeh. Mencubit pipi gadis itu dengan gemas, Bisma kembali menegaskan dengan lembut. “Aku gak apa-apa kok. Yaudah, sana gih, selamat belajar ya…“ Bisma memberikan gesture seolah menurut gila pergi, dengan santun dan tidak mengomel atau merasa sakit hati karena janji mereka yang batal. “Duh, baiknya pacar aku ini haha. Yaudah, bye!“ berbalik, Kila baru menyadari kalau ada seseorang lain diantara mereka. Tersenyum malu, Ki

