bab 82

1005 Words

"Lain kali kamu jangan kaya gitu lagi. Kamu jangan egois, Maira. kamu nggak bisa mutusin hubungan kita gitu aja. Sama aja kamu nggak menghargai aku!" Maira diam jujur dia merasa menyesal. Tapi itu semua itu aku kan juga atas dasar keyakinan yang muncul dari hatinya. Apa yang dipikirkan itu salah? apa dia salah jika merasa kalau dia sudah tidak pantas untuk Arsa lagi? "aku pikir kamu itu udah bosan sama aku, melihat kondisi aku sekarang udah nggak cantik lagi." "cantik dan sejelek apapun kamu, aku tetap cinta sama kamu. sudah berkali-kali aku bilang sama kamu kalau aku mencintai kamu kamu bukan karena alasan kecantikan kamu. Aku mencintai kamu itu karena kamu adalah Maira. Maira yang aku cintai." Maira tidak tahu apakah dia harus senang dalam kalimat ini atau merasa Arsa sedang berdust

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD