Kehadiran Nesrin sangat membahagiakan Ayu dan Said. Hari-hari keduanya pun menjadi penuh warna. Terutama Said, dia selalu semangat menjalani perannya sebagai seorang ayah bagi Nesrin. Menurutnya ini adalah momen terindah dalam hidupnya memiliki istri dan anak yang menggemaskan dan menyenangkan hati. Semangat Said membuahkan hasil. Dia mampu menyelesaikan beberapa mata kuliahnya. Kini dia hanya tinggal menggarap tesisnya yang juga tidak lama lagi akan selesai. Said benar-benar belajar keras. Hampir setiap malam dia belajar mengejar target menyelesaikan studinya. Setelahnya, dia berencana akan membantu ketertinggalan kuliah Ayu. Dalam hal ini Said sering berkonsultasi dengan Tata dan Farid. Karena keadaan yang mereka hadapi sangat mirip. Meski ada banyak perbedaan, tapi berbagai masukan

