Ayu tersenyum ke arah Said yang tertunduk di hadapannya mempersilakannya memasuki kamar mandi yang sudah rapi disiapkan Said barusan. Ayu menutup mulutnya tidak sanggup menahan tawanya karena perlakuan Said terhadapnya. "Silakan, Ratu,” ucap Said sambil menaikkkan gulungan kemeja putihnya yang turun. Dia bimbing istrinya menuju kamar mandi dengan meraih lembut tangan Ayu. Ayu memejamkan matanya sejenak menikmati hangatnya ruangan kamar mandi yang bercampur aroma wangi. Setelahnya barulah dia biarkan Said melepas pakaiannya satu per satu. "Abang kalo mau makan duluan, makan aja. Jangan nunggu Ayu. Ntar keburu kelaparan,” ujar Ayu ketika Said melepas atasannya. Said kemudian juga melepas branya. Ayu tatap Said dengan tatapan manjanya. "Kan Abang sudah bilang ke Ayu kalo Abang masih ken

