Sidang perceraian terakhir akhirnya selesai juga, Andra pun bisa menghela lega. Dalam tiga tahun terakhir, rumah tangganya mengalami keretakan dan tidak bisa lagi diselamatkan, padahal dia sudah mati-matian mempertahankannya. Tapi karena campur tangan Mama mertua, dia tidak berdaya sama sekali, dan harus merelakan rumah tangganya kandas, setelah sepuluh tahun. “Aku menyesal tidak menuruti kata-kata Mama, seharusnya aku nggak menikah dengan kamu dari dulu. Mama benar, bahwa kamu nggak bisa diandalkan, nggak bisa menghasilkan banyak uang. Selama sepuluh tahun ini, hanya rumah dan motor butut saja yang kamu hasilkan. Bagaimana aku bisa bertahan dan mempertahankan kamu kalo kamu nggak berusaha maksimal. Kamu nggak mikir masa depan rumah tangga! Masa depan Vanya! Kerjaan kamu hanya mengetik-me

