Tekad Tarra

1085 Words

Jordy meneguk cocktailnya sebentar. "Entah gimana-gimana, Gerry disuruh pulang papanya ke Surabaya. Tapi setelah itu Baharuddin Muchtar harus membayar banyak upeti ke kelompok gangster Mexico yang anggotanya dibunuh di dalam tronton tersebut ... lu bayangkan aja keselnya si Baharuddin." Jordy memainkan gelas cocktailnya. "Dan itu adalah puncak kekesalan papanya terhadap Gerrie. Tapi yaa ... masih bisa dia tahan-tahan untuk tidak mengusirnya." Jordy hela napas sejenak sebelum melanjutkan kisah gila Gerrie. "Nah ... selama di Surabaya si Gerrie ini masih juga tetap bergaul dengan anak-anak yang dekat dengan barang tersebut. Gue salah satunya. Si Baharuddin tau kalo keluarga gue juga terlibat bisnis-bisnis kegituan. Mungkin karena trauma atau gimana, saat itu sekolah kita mengadakan study

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD