Rema pun jadi tenang melihat Ayu yang tidak lagi cemberut. Kehadiran Sarah dan Gema siang tadi sangat menghibur hati Ayu yang gelisah. Apalagi barusan dia mendengar kabar dari suaminya bahwa Said akan tiba di Jakarta malam ini. Rema yakin malam ini juga kegelisahan anak dan menantunya akan berakhir segera. "Ayu tidur sendiri malam ini ya? Abang sampe rumah sekitar pukul sebelas malam," bujuk Rema sambil menepuk-nepuk bantal untuk ditiduri Ayu. "Iya, Ma." "Jangan cemberut lagi karena nggak berhasil buat kejutan," bujuk Rema. "Iya, Ma. Ayu nggak sedih lagi." Rema perlahan duduk di sisi Ayu yang sudah duduk selonjoran di atas tempat tidur. "Sudah lega perasaan kamu, Yu?" tanyanya lembut. Ayu mengangguk. "Mama harap Ayu bisa melupakan masa lalu. Baik masa lalu Abang Said, juga masa lal

