"Hidup itu gak akan ada damainya kalo terus ngikutin mau dan kata orang." ---- Hari sudah mulai senja. Namun, kedua gadis dengan nama panggilan yang hampir sama itu masih tetap setia di tempat duduknya dan terlibat pembicaraan yang sudah mulai menghangat, mengikis kecanggungan yang sedari tadi menyelimuti keduanya. "Kak, masih mau dengar Bila cerita apa udah bosen?" "Boleh juga. Nanti pulang gue novelin," gurau Bella menanggapi pertanyaan Bila yang menurutnya sangat konyol. "Sepanjang itu ya, Kak?" Bila mengerucutkan bibirnya. "Jadi apa lagi?" Bella tertawa lebih keras. Nabila memutuskan untuk menceritakan bagaimana pertama kalinya ia bertemu dengan Devon sampai akhirnya mereka menjalin hubungan. "Jadi, pertama kali ketemu Devon pas acara pensi di sekolah kamu? Dan kamu sepupunya E

