“Kalo mau main-main di timezone aja, jangan di hati gue. Sempit!” ---- Bersamaan dengan Bella mengancingkan bajunya, Gita tiba di rooftop dan langsung menganga melihat apa yang sedang dilakukan sahabatnya itu. Gita mengerjapkan matanya beberapa kali, memastikan apa yang dilihatnya. “Bella, oh my no! Lo privat lain-lain juga sama Devon? Pertanyaan Gita membuat wajah Bella semakin memerah. “Udah gue duga, salah paham kan?” batin Bella. “Iya, Bugit. Tapi, saya belum puas dan bugit ke buru ke sini. Ganggu aja!” Baru saja Bella akan menjawab, Devon sudah menyambarnya dan mengatakan sesuatu yang membuat seolah-olah apa yang disangkakan Gita itu benar. Gita menatap tajam ke arah Bella. Ia menuntut penjelasan lebih kepada si pelaku. Bella yang ditatap seperti itu, langsung menyuarakan pembel

