Minggu pagi di rumah sakit. Genta berulang kali menghela nafas nya, sambil terus menatap Ruby yang duduk di balkon rumah sakit. Seperti tadi malam, tatapan gadis itu masih kosong ke depan, dan sejak tadi malam juga, belum ada asupan makanan sama sekali masuk ke dalam perut gadis itu. Wajah Ruby semakin terlihat pucat, persis seperti mayat hidup. Belum lagi kedua mata nya yang seperti panda. Genta tidak tau harus berbuat apa lagi. Sejak tadi malam, dia selalu berusaha mengajak Ruby berbicara, tapi gadis itu tidak merespon dalam bentuk apa pun. Genta benar-benar di buat khawatir luar biasa akan kondisi Ruby sekarang. "Sus ini buat Ruby?" Tanya Genta, saat seorang suster memasuki ruang rawat Ruby. Suster itu mengangguk. "Iya mas." "Ya udah biar saya aja yang bujuk Ruby makan." Sahut Gen

