SAAT BLACKHEART DIUJI

2040 Words

"Jangan lupa ya! Sama pesan mami tadi malam." Liana memulai pembicaraan saat sarapan pagi ini. "Pesan? Pesan mami yang mana?" Tanya Digta mengerutkan dahinnya. Liana menghela nafas nya. "Masak kamu lupa sih Dig? Mami kan bilang kalian harus pulang cepet---" "Lagi?" Potong Regan, menatap mami nya. Liana mengangguk. "Iya, jadi malam ini kita dapat undangan dari keluarga Baskara untuk makan malam. Dalam rangka, perusahaan mereka baru aja buka cabang di Belanda." Kali ini Alex yang menjawab. "Dan, gak ada yang ngebantah ya. Pokok nya kalian berlima harus datang. Papi gak mau tau, apa pun acra kalian nanti malam, harus di cancel." Alex kembali bersuara, saat Regan baru saja akan membuka suara nua. Regan mendengus, dan tidak lagi berusaha membantah. "O iya, ini Ruby mana? Kok belum turun?

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD