KEINGINAN DAN KERINDUAN RUBY

2626 Words

Regan baru saja melangkah memasuki rumah bak istana itu. Hari ini dia melalui berbagai kejadian yang memusingkan kepala dan membuat emosi nya terkuras. Mata Regan langsung menangkap Bi Iyem, dan Mbak Siti yang berdiri di depan pintu kamar Ruby. Dengan Bi Iyem tampak memegang nampan makanan. "Kenapa kalian berdiri di sini?" Tanya Regan dengan suara datar nya, dan menghentikan langkah nya di depan kedua pekerja rumah nya itu. Baik Bi Iyem ataupun Mbak Siti, sama-sama menoleh ke asal suara. Mereka sama-sama meneguk saliva saat melihat sorotan dingin di mata Regan. "Anu den---" Seketika Mbak Siti di rundung kegugupan. "Ngomong yang jelas!" Tegas Regan. "Itu den...non Ruby gak mau makan malam." Kali ini wanita paruh baya itu yang bersuara, dengan suara pelan, namun masih bisa di dengar ol

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD