Saat itu Roni merasa sedikit bersalah. Tetapi perasaannya saat melihat ibunya terbaring di rumah sakit seperti tidak bisa memaafkan Laila. Tetapi apa yang dikatakan Laila juga tidak bisa dibenarkan. Karena sudah memukul Laila kemudian Laila membalas hingga membuat ibunya masuk rumah sakit. Roni kemudian duduk di kursi tak jauh dari dirinya. Ia memikirkan apa yang harus dilakukan saat ini. Ia merasa berat kepada Ibunya dan anak yang ada di kandungan Laila. Sejenak Roni melupakan Mosa yang sebenarnya sedang dirindukan. Ia masih bergeming memikirkan apa yang sedang ingin ia lakukan saat ini. Mengingat ia sedang bingung. Pekerjaannya terbengkalai akhir-akhir ini. Meskipun ada panggilan dari luar kota untuk pengiriman tidak dilakukan oleh Roni. Pikiran Roni benar-bena

