Athan masih berdiri di depan Kafe Hanseng dengan ragu untuk melangkah masuk. Pemuda itu menengok ke dalam sana melihat ada banyak customer yang sudah memadati meja kafe. Ia ingin bertemu langsung dengan Erlangga untuk menanyakan keadaan Erisa. Ia memang tidak begitu dekat gadis itu, setidaknya ia bisa mencari tahu kabar Erisa agar tidak menimbulkan kecemasan yang berlebihan pada Syahir nanti. Tadi Athan sempat ingin menemui Erisa di kost-annya. Namun, sayangnya Erisa tidak berada di sana. Dan satu-satunya orang yang tahu keberadaan Erisa adalah Erlangga karena pemuda itu yang ditemui Erisa terakhir kali sebelum ia menghilang. Athan menegakan tubuh saat pintu masuk terbuka membuat ia menolehkan kepala dan langsung tersenyum melihat Yunna kini berdiri di hadapannya, "mau sampai kapan berdi

