Epilog

2646 Words

 Langit masih mendung gelap, hujan pun tidak ada tanda-tanda reda. Padahal genangan air sudah muncul dimana-mana karena diguyur sejak dua jam yang lalu. Beberapa kendaraan pun terlihat memelankan lajunya saat melihat genangan air di depan mereka, agar tidak menyiprat air kotor itu pada pejalan kaki yang memegang payung masing-masing di tangan. Pemuda yang masih berdiri di halte itu menghela samar dengan bergerak kecil agak menepi saat melihat kendaraan melaju di hadapannya. Berhubung ia tidak membawa payung, jadinya ia akan berdiri lama di sana menunggu hujan reda agar bisa pulang ke rumahnya. Setelah dari kampus niat hati ingin pergi ke supermarket terdekat di kampusnya. Nahasnya malah hujan turun saat di tengah jalan, mau tidak mau ia berteduh di halte dan akhirnya hampir dua jam dia d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD