Kesibukannya yang mengharuskannya fokus dengan kehamilan Riana serta pekerjaannya sebagai seorang dokter, membuat William hampir tiga bulan tak sempat menjenguk dan melihat keadaan Cindy. William terpaksa mengesampingkan gadis itu terlebih dahulu, namun bagaimana pun juga dia tetap memerintahkan salah satu anak buahnya agar mengawasinya dan melaporkan kemana pun gadis itu pergi. "Pak William kenapa terlihat muram gitu?" William tersenyum dan melanjutkan membaca hasil laporan dari pasiennya. "Apa anda sakit, lebih baik anda istirahat dok." "Saya baik-baik saja mbak Sifa. Oh iya, apa daddy sempat kemari saat saya pergi ke Hong-Kong?" "Ada dok, beliau sempat mengecek kembali pasien anda yang minggu sebelumnya selesai operasi." William mengangguk paham dan menyerahkan berkas yang baru s

