Darel menatap rumah di depannya dengan amarah yang sudah membara. Ia langsung masuk ke dalam rumah yang lumayan besar ini. Darel sama sekali tidak perduli dengan beberapa pelayan yang menyapa dirinya. Tujuan Darel saat ini adalah ruang kerja sang pemilik rumah. Darel berhenti tepat di depan ruang kerja tersebut. Tanpa mengetuk terlebih dahulu, Darel langsung membuka pintu tersebut dengan kasar. Darel dapat melihat orang yang ia cari terkejut melihat kehadiran dirinya. "Darek. Lo ngapain di sini?" Darel langsung berjalan mendekat dan manarik kerah bajunya agar orang tersebut mendekat ke arahnya. Tatapan tajam Darel membuat orang tersebut takut. "Di mana Freya?!" Teriak Darel degan keras. "Lo ngomong apa? Freya di rumah Agam lah." "Jangan mancing amarah gue, Zein! Letta bilang Az

