Dering ponsel Freya berdering dan membuat Freya langsung mengangkat panggilan tersebut tanpa melihat siapa yang menelpon dirinya. Mata Freya masih sembab. Semalaman ia menangisi Aziel. "Halo.." "Freya.. Gue harap lo tenang dulu ya." Ucap sang penelpon. Freya sangat mengenali suara ini. Ini ada suara Darel. Tetapi mendengar perkataan Darel yang seperti itu, malah semakin membuat Freya panik. "Ada apa? Aziel baik-baik aja kan?" Tanya Freya langsung. Ia tidak ingin sesuatu terjadi kepada Aziel. "Aziel baik-baik aja. Tadi udah di periksa sama dokter dan dia udah baik." Jawab Darel. "Maksud lo? Untuk apa Aziel di periksa sama dokter?" Darel menghela napas berat. "Letta dan Ziel tadi kecelakaan. Tapi sek--" Freya langsung memutuskan panggilan dengan Darel. Dia langsung berlari menuj

